Perkenalan pertama dengannya, nyaris tiada arti
hanya ada sebuah senyuman indah yang terbentuk
karena sampai akhirnya senyuman itulah penghiburanku
dan aku mulai bersyukur karena mengenalnya
Ketika sebuah pertemanan dimulai, semua hampir sama
hanya ada sebuah canda tawa tanpa sebuah airmata
tapi ketika dia juga datang untuk menghapus airmata kesendirianku
akupun bersyukur karena berteman dengannya
memulai persahabatan dengannya juga bukan ide buruk
disaat aku berhenti melangkah dan lelah bediri,
kutemukan dirinya berada dibelakangku, menjagaku
rasa syukur karena bersahabat dengannya kembali muncul
Saat cinta itu dinyatakan, dia membuatku hanya memandang kearahnya
menetapkan langkahnya disisiku, bukan lagi berada dibelakangku
tidak hanya memastikan aku akan baik-baik saja,
tapi juga membuatku selalu menjadi lebih baik setiap saat.
bahkan ketika semua orang mempertanyakan kesungguhannya,
dia menarikku berlari bersamanya membuatku tau aku akan baik-baik saja
kehadirannya kini seakan nyawa dalam setiap tarikkan nafasku
dan akhirnya akupun bersyukur memiliki dirinya dan cintanya.
Tuesday, January 27, 2015
Subscribe to:
Posts (Atom)

