Sekali lagi aku tak tau apa yg kurasakan ini
aku tau ini hanya sebuah luka yang teramat dalam
tapi rasa sakitnya hanya tak separah yang pernah ada
sintingkah aku yang masih tersenyum menghadapinya
terimakasih untuk sakit yang kau berikan saat ini
dengan kadar yang tepat tanpa lebih dari ini
bukan aku mampu menerima semua yang ada
hanya bersyukur semua tak lebih dari saat ini
Aku tak mampu mengucapkan apapun hingga pada akhirnya
tidak juga melakukan apapu yang harusnya kulakukan
semua hanya keputusanmu dari awal kehadiranmu
dan aku hanya duduk diam menerima semua keputusanmu
hanya sebuah kenyataan yang kini aku sadari
dari awal hadirmu, hanya ada dirimu dihubungan ini
hanya ada ego dan keputusanmu didalamnya, semuanya
dan aku??aku hanya diam dan menerima semuanya
mungkin aku hanya seorang aku yang tak pernah bicara
aku hanya aku yang diam dan penuh dengan ego
aku hanya aku yang tersenyum walau melihat tingkahmu
aku hanya aku yang berdoa dalam diam untuk dirimu
karena cinta adalah kasih yang tulus
kasih yang tulus selalu memberi tanpa harap menerima
maka ketika cinta itu menjadi sebuah rasa
aku hanya memberi tanpa pernah berharap menerimanya
sebuah kesadaran bahwa hadirmu hanya sejauh genggamanku
seakan membuatku tak ingin menghentikan genggamanku
aku hanya terus menggenggam walau semua terasa berat
sampai akhirnya aku melepaskan genggamanku, aku sakit
aku mungkin orang yang penuh dengan ego yang tak bisa kau terima
tapi satu hal yang takkan pernah kusesali setelah melepasmu
bahwa aku menekan egoku serendah-rendahnya hanya untukmu
hanya untuk menerima semua aturan dan semua pemikiranmu
ya..semua hanya tentang dirimu sejak hadirmu
semua seperti yang kau inginkan dan kau mau
persis seperti semua harapan yang kau pendam
hanya aku yang takkan pernah sesuai keinginanmu
ketahuilah untuk terakhir kalinya setelah semua ini
aku hanya seorang aku yang menekan ego dan manjaku
aku memang seorang aku yang berusaha menjadi seperti inginmu
tapi bahkan sampai akhirnya aku takkan bisa seperti yang kau inginkan
saat melepaskanmu bukan saat terbaik yang pernah kumiliki
juga bukan aku tak mampu menekan ego hanya untukmu lagi
tapi sebuah kesadaran bahwa aku tak pernah ada di hubugan ini
dan juga tak pernah ada dalam masa depan yang kau rancang
sampai pada akhirnya aku hanya akan diam dan menerimanya
bukan karena aku pantas menerima semua ini sekarang
tapi karena aku sudah tidak lagi menjadi permata harimu
yang mampu membuatmu tersenyum dalam harimu lagi
pergilah dan berbahagialah pada apa yang kau punya
jangan pernah pertanyaan apa yang kurasakan
jangan pedulikan apa yang telah kuberikan
aku hanya mensyukuri semua ini membuatku lebih baik
jauh lebih baik sebelum hadirmu saat itu
walau kenyataan takkan pernah seindah mimpi
tapi kenyataan bahwa aku bertumbuh itu jauh lebih baik
dan tersenyum menghadapi sakit ini adalah kesempurnaan
~JeaneRosalia~

