menggapai dirimu dan hatimu sekali lagi??
sanggupkah aku melakukan nya sekali lagi
meninggalkan semua yang pernah terjadi
seakan tak pernah ada luka yang mengiringi
trauma itu masih ada..dan jelas masih ada.
layaknya sebuah lembaran film berulang
ketakutan akan sebuah hal yang begitu mengerikan
menyiksa setiap namamu terucap lagi dan lagi
keinginanku hanyalah percaya lagi kini padamu
menatap kedepan dan meninggalkan semua kenangan
tapi..kenangan tetap sebuah kenangan
sakit tetap sebuah sakit yang menyesakkan
jangan pernah mempertanyakan hati ini
aku tau siapa yang ada didalamnya..secara pasti
jangan pernah kau pertanyakan keberadaanmu disana
besarnya akan sama dengan penyangkalan diriku
aku mungkin telah meninggalkan pedih itu jauh
tapi membayangkanmu lagi disini...
seakan mengembalikan pedih itu kembali kesini
menyertakan ketakutan yang besar bersamaan
pantaskan kau akan sebuah rasa percaya dari hati ini
berdosakah aku jika tak sanggup memberikannya
kau yang sudah merusak kepercayaan itu dan merenggutnya
kini kau pinta lagi aku merajutnya untuk mu
aku berjuang untuk meninggalkanmu dan kenangan akan mu
berjuang semampuku melupakan setiap kesakitan yang kau tinggalkan
merelakan setiap goresan luka dan menyembuhkannya sendiri
kemudian berusaha berdiri tegak diatas setiap sakit yang kau berikan
tidakkah kau terlalu egois untuk semua ini dan hati ini
hadirmu seakan membawa kembali semua luka itu
meminta kembali sebuah kepercayaan yang sudah hancur
seakan ku sanggup merangkainya kembali untuk mu
aku hanya terus bertanya pada hati ini..tersisakah sepotong kepercayaan
sanggupkah aku berikan untuk sesorang yang pernah menghancurkannya
bagaimana jika yang tersisa juga turut hancur bersamaan dengan semua
dengan apa lagi aku harus bertahan pada akhirnya setelah semuanya
Tuhan..aku hanya takut..rasa sakit itu belum lagi hilang dan bekas belum memudar
apa yang harus kuberikan kali ini..sekali lagi dalam hidup ini
aku belum mampu berdiri dengan tegap sejujur dan sebenarnya
bagaimana jika sakit itu tidak membaik dan bertambah lagi dan lagi
Sunday, February 24, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment